Chinesse Palladin


Title: 仙劍奇俠傳 (仙剑奇侠传) / Xian Jian Qi Xia Chuan
Also known as: Chinese Paladin / The Magic Sword & the Chivalrous Youth / The Sword and the Fairy
Genres: Adventure, fantasy, martial arts, romance
Episodes: 34 or 38 depending on where it was broadcast
Broadcast network: CTV / TCS (Joint Mainland China, Taiwan and Singapore production)
Broadcast year: 2005
Opening theme song: Sha Po Lang by JS
Ending theme song: Zhong Yu Ming Bai by Power Station

Cast :
Hu Ge as Li Xiao Yao
Liu Yi Fei as Zhao Ling Er
Ady An as Lin Yue Ru
Eddie Peng as Tang Yu
Esther Liu as A Nu
Bryan Wang as Liu Jin Yuan
Tse Kwan Ho as Jiu Zui Xian
Elvis Tsui as Bai Yue Jiao Zhu
Deng Li Min as Shi Zhang Lao
Sun Li as Wu Hou
Loretta Lee as Sheng Gu
Cheng Pei Pei as Lao Lao
Ben Wong as Wu Wang
Cheung Sai as Cai Yi
Patrick Tam as Jiang Ming
Jiang Xin as Nu Yuan / Wan Er
Sam Lee as Xiao Hu
Lynn Poh as Ji San Niang
Guo Liang as Jian Shen
Joanne Zeng as Xiu Lan
Achel Chang as Ai Qie
Zhou Lan as Han Meng Ci

Resensi :

Kematian Ratu, seorang wanita keturunan Nu Wa yang merupakan pelindung Negara Nan Zhao disebabkan oleh siasat licik Bai Yue, ketua kelompok Bulan. Bai Yue mencuci otak seluruh rakyat Nan Zhao agar mereka menuntut hukuman mati bagi sang ratu dengan tuduhan bahwa ratu mereka tersebut adalah seorang siluman.
Untuk meyakinkan sang raja bahwa permaisurinya adalah seorang siluman, Bai Yue menghidupkan kembali siluman air dan membuat makhluk itu membanjiri negeri Nan Zhao. Bai Yue membuat ratu tidak memiliki pilihan lain selain berubah menjadi wujud aslinya yaitu makhluk setengah ular. Demi mengurung kembali siluman air dan menyelamatkan negara, sang ratu mengorbankan diri dan akhirnya menjadi sebuah patung.
Sementara itu, Li Xiao Yao, seorang pendekar dari dimensi waktu yang berbeda, datang untuk menyelamatkan Ling Er yang merupakan putri satu-satunya dari sang ratu. Demi menjauhkan Ling Er dari Bai Yue, Li Xiao Yao membawa Ling Er dan pengasuh Ling Er yang setia, Lao-Lao, ke sebuah pulau tak berpenghuni dan menamakan pulau tersebut Xian Ling Dao.
Sepuluh tahun berlalu. Dengan sebuah siasat licik, Bai Yue membuat seorang berandalan muda bernama Li Xiao Yao masuk ke Xian Ling Dao. Di pulau itu, Li Xiao Yao bertemu dengan Ling Er dan Lao Lao. Lao Lao menyetujui permintaan Xiao Yao untuk memberi obat untuk bibi yang sakit, dengan sebuah syarat, yaitu Li Xiao Yao harus menikah dengan Ling Er. Pernikahan Ling Er dan Xiao Yao berlangsung sederhana, dan kedua sejoli itu pun saling mencintai.
Esok harinya, beberapa anak buah Bai Yue datang menyerang dan membantai Xian Ling Dao. Lao Lao terluka parah, sedangkan Ling Er diculik oleh mereka. Anak-anak buah Bai Yue tersebut memaksa Li Xiao Yao untuk meminum obat penghilang ingatan. Li Xiao Yao dengan tak sadarkan diri kembali ke desanya. Saat terbangun, laki-laki itu sudah melupakan segala yang terjadi di Xian Ling Dao.
Li Xiao Yao kembali menjadi berandalan muda dan menjalani hari-harinya seperti biasa. Namun takdir mempertemukannya kembali dengan Ling Er. Ia tanpa sengaja menemukan Ling Er yang sedang disekap oleh anak buah Bai Yue dan menyelamatkannya. Namun Ling Er sangat kecewa begitu ia menemukan bahwa suaminya telah melupakan dirinya.
Li Xiao Yao memenuhi permintaan Ling Er untuk menemani gadis itu kembali ke pulaunya. Namun tanpa disangka, saat Ling Er tiba di sana, Lao Lao sudah sekarat dan akhirnya meninggal. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Lao Lao meminta Xiao Yao untuk melindungi dan menemani Ling Er menemui ayah kandung gadis itu di negeri Nan Zhao.
Dalam perjalanan tersebut Xiao Yao dan Ling Er bertemu dengan beberapa orang yang akhirnya menjadi sahabat mereka, yaitu Liu Jin Yuan, Lin Yue Ru, Tang Yu, dan Ah Nu. Seiring dengan berjalanannya waktu pula, cinta kedua sejoli ini kembali tumbuh di dalam hati mereka dan semakin kuat. Bersama-sama, Ling Er dan Xiao Yao melawan Bai Yue, yang hendak menghancurkan Negara Nan Zhao.

Pendapat Gallery Film Eden :

Diambil dari sebuah game, adalah sebuah film yang bagus, meskipun kurang tertata rapi. Akhir ceritanya, walaupun bukan sebuah happy ending, namun masih bisa diterima. Jarang-jarang film dibuat memiliki dua tokoh utama wanita yang sama-sama penting dan seimbang seperti Ling Er dan Yue Ru dalam Chinese Paladin ini.

Hal unik yang lain adalah tokoh-tokoh siluman di film ini justru banyak yang lebih manusiawi dibandingkan dengan tokoh manusianya.

Kisah Tang Yu dan A Nu juga cukup menyentuh, berakhir bersama selama-lamanya sebagai sepasang burung Phoenix.

0 komentar:

Posting Komentar